Terjadi Peningkatan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun, Dirut RSUP Kandou Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

SuaraRakyat.Co.Id, MANADO –, Direktur Utama Rsup Kandou Dr Jimmy Panelewen Dr.dr Jimmy Panelewen, Sp-B. KBD. menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Utara, untuk tetap dan selalu mematuhi penerapan protokol Kesehatan pencegahan Covid 19, karena Kasus Covid-19 di sulawesi utara terkhusus di kota manado terus bertambah.

“Kondisi saat ini di akhir tahun justru terjadi peningkatan kasus covd-19,Di mana data kemarin di RSUP Kandou sudah merawat 106 pasien,untuk itu diharapkan seluruh masyarakat selalu mematuhi Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19, supaya kita bersama-sama terhindar dari Covid 19 “Kata Dirut Panelewen.

Disisi lain Panelewen sangat bersyukur dengan adanya gedung isolasi tekanan negatif yang sudah selesai dibangun di Rsup Kandou.

” Saya juga bersyukur bahwa pembangunan ruang isolasi tekanan negatif atau gedung ‘PALMA’ sudah selesai di bangun dengan memiliki kapasitas 28 ruangan dan kami berharap hari ini besok dan seterusnya penggunaan gedung ini bisa di laksanakan.”katanya.

Dia juga menambahkan dengan beroperasinya gedung ‘PALMA’ akan meringankan tanggung jawab kita bersama.”

Dengan adanya ruangan isolasi yang baru memudahkan kita untuk merawat pasien covid 19, Terutama pasien dengan kategori berat dan gawat, Karena memang kita adalah rumah sakit umum yang nantinya akan menjadi rujukan akhir yang merawat pasien pasien yang relatif lebih gawat di bandingkan dengan rumah sakit yang lain”Pungkasnya.

Seperti diketahui Rsup Kandou mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini kementrian Kesehatan mendirikan gedung baru Isolasi Tekanan Negatif dengan kapasitas 28 ruangan untuk Pasien Covid 19, yang telah selesai di bangun oleh PT Waskita dan sudah penyerahan Kunci,sehingga Rsup Kandou sudah bisa menggunakannya untuk merawat Pasien Covid 19 dengan kategori Berat dan gawat.(Red_SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *